Mengenang Soeharto, Antara Rindu dan Benci, Benarkah Masa Pemerintahannya Dirindukan?

Selasa, 28 September 2021 10:35

Soeharto

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mengenang Presiden ke-2 Indonesia, Soeharto seringkali membuat kita bertanya. Benarkah sosok kepemimpinan Soeharto dirindukan atau justru dibenci?

Tak sedikit yang mengutuk pemerintahannya, namun tak sedikit pula yang ternyata merindukannya.

Wirianto Sumartono dalam bukunya “Gimana Kabarmu, Nak? Masih Enak Zamanku tho?, Kami Tidak Tahu Politik, Kami Hanya Ingin Makmur” menulis dengan gamblang perihal beberapa hal yang membuat Soeharto dirindukan.

Menurutnya, tulisan “Piye Kabare? Enak zamanku, toh?” yang banyak bertebaran adalah salah satu bukti kerinduan terhadap sosok kepemimpinan Soeharto.

Tak hanya itu, ia juga mencoba menarasikan kepemimpinan Soeharto diantara Rindu dan Benci.

Beberapa hal yang membuat Soeharto dirindukan sekaligus dibenci menurut Wirianto.

Pertama, dalam bidang ekonomi. Pada awal pemerintahan Seoharto, Indonesia mengalami inflasi, akibatnya harga bahan pokok naik.

Soeharto kemudian menunjuk orang-orang yang disebut sebagai “Mafia Barkeley”, para ekonom kebarat-baratan yang meningkatkan ekonomi Indonesia . Namun, siapa sangka di akhir masa pemerintahannya, keterpurukan ekonomi kembali terjadi.

Bagikan berita ini:
6
1
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar