Pelukan Erat, Tiba-tiba Anunya Istriku Jatuh

Selasa, 28 September 2021 10:28
Pelukan Erat, Tiba-tiba Anunya Istriku Jatuh

ILUSTRASI. Naik motor

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Sudah menjadi kebiasaan saya menemani istriku, Besse kemanapun ia pergi.

Suatu ketika saya memboncengnya berbelanja di pasar Kampung Baru Makassar dengan menaiki motor satu-satunya kami.

Motor itu kami gunakan berkencan sejak kami masih menikmati status pacaran di masa SMA.

Kini kami hampir memasuki usia kepala tiga. Usia pernikahan kami pun telah memasuki tahun ke-7.

Belanjaan istriku pada saat itu cukup banyak. Saya ikut kewalahan menyetir motor, saking banyaknya alat dapur persiapan lebaran yang dibelinya termasuk kebutuhan buah hati kami.

Kami ketika sedang naik motor bersama seringkali mengenang masa-masa masih berpacaran.

“Daeng, kita ingat dulu waktu sering kita bonceng ka keluar malam Minggu, kita juga sering lewat di sini,” kata istriku ketika melewati Jalan Metro Tanjung Bunga.

“Di tempat itulah kita dipertemukan,” jawabku sambil menunjuk Anjuran Pantai Losari.

Saat mengenang masa-masa kencang bersama istri, sudah menjadi kebiasaan ia memelukku dengan erat seolah ia keasyikan mendengarku bercerita lebih panjang.

Dalam perjalanan itu, tak disangka pemotor ugal-ugalan mendapati kami dan menyenggol kami.

“Daeng,” teriak istriku.

Kami pun terjatuh. Belanjaan istriku terlempar, termasuk susu yang dibeli untuk buah hati kami ikut terjatuh entah kemana.

“Daeng, susu ku terjatuh, bagaimana dengan anak kita ketika sampai tanpa membawa kebutuhan pokoknya,” ucap istriku sembari dalam posisi duduk terjatuh dari motor.

Saya pun mencoba membantunya berdiri, kemudian mencari beberapa barang yang terlempar di sekeliling tempat kami terjatuh. Termasuk di beberapa lubang yang berada di sekitar jalan. (selfi/fajar)

Bagikan berita ini:
10
2
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar