Reza Ali: Upaya Moeldoko dan Yusril Bakal Sia-sia

Selasa, 28 September 2021 14:40
Reza Ali: Upaya Moeldoko dan Yusril Bakal Sia-sia

Ketua pertama DPD Partai Demokrat Sulsel, Reza Ali (ist)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Ketua pertama DPD Partai Demokrat Sulsel Reza Ali angkat bicara prihal upaya tak kunjung padam yang dilancarkan kubu Moeldoko merebut kepemimpinan Partai Demokrat.

Ia menilai semakin banyaknya tantangan yang dihadapi sebuah partai, justru hal itu menjadi suplemen yang akan menguatkan, menambah solid, dan semakin membesarkan partai itu sendiri.

“Banyaknya tantangan yang dibuat-buat pihak lain justru itu yang akan membesarkan partai. Karena pihak-pihak itu melihat potensi besar Demokrat ke depan akan mendapat kepercayaan publik dan kembali meraih kemenangan,” tutur Reza Ali kepada fajar.co.id di Makassar, Selasa (28/9/2021).

Menurut inisiator berdirinya Partai Demokrat Sulsel ini, upaya kubu Moeldoko menggandeng Yusril Ihza Mahendra untuk menguji kembali Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) Partai Demokrat ke Mahkamah Agung adalah pekerjaan sia-sia.

Ia berharap pemerintah harus melihat secara jernih perkara ini.

“Saya pikir, manuver kubu sebelah jangan diambil pusing. Demokrat harus fokus membela rakyat dan membantu masyarakat yang tengah dalam dalam krisis ekonomi,” imbuhnya.

Ia juga menyerukan kepada seluruh kader untuk menggiatkan konsolidasi hingga ke tingkat bawah, jangan ciut dan tetap berjuang meraih simpati publik.

“Lakukan konsolidasi, yakinkan masyarakat bahwa Demokrat memberi harapan mampu membawa Indonesia kembali pada koridornya. Bahwa Demokrat pernah berhasil membawa negeri ini disegani asing,” tekannya.

Ia optimis, Demokrat era sekarang berada di tangan yang tepat yakni putra sulung pendiri dan penggagas partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

“Dengan tongkat estafet kepemimpinan Demokrat di tangan Agus Harimurti Yudhoyono, yakinlah negeri ini akan kembali sejahtera dari segi ekonomi, sosial kemsayarakatan, hukum dan berkeadilan,” pungkas Reza. (dra/fajar)

Bagikan berita ini:
1
8
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar