Sri Mulyani: Utang Bukan Tujuan dan Bukan Sesuatu yang Harus Dimusuhi

Selasa, 28 September 2021 22:55

Menteri Keuangan Sri Mulyani-- jawa pos

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pandemi membuat utang pemerintah membengkak. Utang tersebut untuk membiayai kebutuhan penanganan pandemi Covid-19. Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati meminta masyarakat tidak punya persepsi yang selalu negatif soal utang.

Sri Mulyani menyebut, utang sendiri merupakan salah satu instrumen keuangan dan bagian dari kebijakan pemerintah. Namun, utang tersebut akan dikelola dengan sebaik mungkin dengan prinsip kehati-hatian dan penuh rasa tanggung jawab untuk kepentingan negara.

“Utang ini instrumen. Bukan tujuan dan bukan sesuatu yang harus dimusuhi,” ujarnya secara virtual, Selasa (28/9).

Sri Mulyani meminta kepada seluruh jajaran di kementeriannya ikut melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait utang agar tidak ada salah persepsi. Sebab, menurutnya, edukasi mengenai utang memang bukan perkara mudah.

Apalagi selama ini persepsi utang selalu dipandang buruk di tengah masyarakat. “Ini tak mudah karena di Indonesia kita miliki lingkungan politik dan juga persepsi mengenai instrumen utang,” sebutnya.

Bahkan, lanjutnya, setingkat anggota dewan pun masih banyak yang bertanya soal utang. Hal itu pun dirasakannya dalam rapat pembahasan UU APBN 2022 di DPR.

Bagikan berita ini:
4
2
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar