Berkaca Peristiwa di Gowa, Dua Hal Ini Jadi Pondasi agar Terhindar dari Ilmu Hitam

Rabu, 29 September 2021 21:41
Berkaca Peristiwa di Gowa, Dua Hal Ini Jadi Pondasi agar Terhindar dari Ilmu Hitam

FAJAR.CO, ID, MAKASSAR — Belum lepas dari ingatan kita, bocah berinisial AP (6) dianiaya oleh kedua orang tuanya dan dibantu oleh kakek dan pamannya di Lembang Panai, Kabupaten Gowa.

Penganiayaan itu pun terbilang sadis, dengan cara mencongkel bola mata AP oleh ibu kandungnya, Hasniati dengan tangannya sendiri dan dibantu oleh tiga orang keluarganya.

Semuanya telah dipengaruhi ilmu hitam yang ia geluti. Namun jika seandainya mereka tak terjerumus dalam ilmu terlarang itu, peristiwa ini mungkin tidak terjadi.

Psikolog Universitas Negeri Makassar, Eva Meizara Puspita Dewi, mengatakan, ada dua hal agar masyarakat lain tidak sampai terjerumus dalam ilmu tersebut.

“Ada iman dan ilmu. Kalau orang pintar itu, kalo gak rasional itu gak mau. Masa iya sih, membunuh anak terus kaya. Itu namanya ilmu,” katanya, Rabu (29/9/2021).

“Kedua iman. Secara agama, benarkah ini yang dilakukan. Inikan bisa dikonsultasikan ke kitab suci, ustaz. Kalau tidak benar, ngapain dilakukan,” sambung dia kepada wartawan.

Bagikan berita ini:
5
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar