Ditawari Jadi ASN Polri, Ini Respons Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

Rabu, 29 September 2021 14:51
Ditawari Jadi ASN Polri, Ini Respons Pegawai KPK yang Tak Lolos TWK

SIKAP PEGAWAI: Novel Baswedan (depan kanan) mewakili 75 pegawai KPK melaporkan dugaan pelanggaran etik anggota dewas Indriyanto Seno Adji. (MUHAMAD ALI/JAWA POS)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Pegawai Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang dinyatakan tidak lulus tes wawasan kebangsaan (TWK) mendapat tawaran untuk jadi aparatur sipil negara (ASN) di Polri.

Terkait tawaran itu, hingga kini belum ada jawaban pasti dari 56 pegawai KPK yang tak lolos TWK sebagai asesmen untuk alih status menjadi ASN.

Salah satu pegawai yang tak lolos TWK, Tata Khoiriyah mengaku hingga saat ini dirinya bersama 55 orang pegawai lainnya belum menentukan sikap.

“Bagaimana sikap 57 atas tawaran direkrut ASN Polri? Belum ada sikap,” kata Tata dikutip Fajar.co.id di akun Twitternya, Rabu (29/9/2021).

Staf Humas KPK itu menjelaskan hingga saat ini pihaknya belum mendapat penjelasan secara rinci soal tawaran dari Kapolri Jenderal Listyo Sigit itu.

“Sampai sekarang kami belum dpt penjelasan secara komprehensif. Kami masih membahas di internal,” jelasnya.

Tata menegaskan persoalan peralihan ASN di KPK bukan menyangkut masalah pekerjaan saja.

“Mengingat ini bukan sekedar isu pekerjaan bagi 57. Ada stigmatisasi, pelanggaran HAM, maladministrasi, dll,” tegasnya.

Bagikan berita ini:
8
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar