Gatot Nurmantyo Hembuskan Isu PKI, Hussein Ahmad: Hanya Menakut-nakuti Rakyat

Rabu, 29 September 2021 13:24

Gatot Nurmantyo. Foto: Antara/Zuhdiar Laeis

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Peneliti Imparsial Hussein Ahmad menyoroti pernyataan Mantan Panglima TNI Gatot Nurmantyo soal Partai Komunis Indonesia (PKI) yang telah menyusup ke tubuh TNI.

Menurut Gatot, kembalinya PKI ditandai dengan penculikan, penganiayaan terhadap warga sipil, polisi, ulama, serta hilangnya patung diorama yang menggambarkan sejarah G30S/PKI di Museum Dharma Bhakti Kostrad.

“Perang dingin telah usai. Pascaperang dingin, komunisme sudah bangkrut dan runtuh,” ujar Hussein kepada GenPI.co, Rabu (29/9).

Walaupun PKI menjadi sejarah kelam bangsa dan tanah air Indonesia, Hussein menilai partai tersebut sudah tidak berbahaya lagi bagi keamanan negara.

“Karena sudah runtuh, menurut saya komunisme sudah bukan menjadi ancaman yang serius dalam dinamika keamanan di dalam negara,” katanya.

Tidak hanya itu, dia juga menyoroti negara-negara yang masih menganut ideologi Komunisme. Menurutnya, negara-negara tersebut juga telah meninggalkan ideologi tersebut.

“Dalam perkembangan di dunia, hanya sedikit negara yang masih menganut paham komunisme. Bahkan negara sebesar Rusia dan China sudah menanggalkan sistem komunismenya,” lanjut Hussein.

Bagikan berita ini:
1
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar