Tantang Kader Demokrat, Yusril Ihza: Lebih Baik Berkelahi di Pengadilan daripada di Jalanan

Rabu, 29 September 2021 06:49

Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Yusril Ihza Mahendra meminta Partai Demokrat sebaiknya mencari pengacara demi menghadapi gugatan AD/ART di pengadilan. Yusril sebelumnya dituding tak peduli demokrasi sehat.

Kader Partai Demokrat Rachland Nashidik menyebut Yusril Ihza Mahendra tidak peduli demokrasi sehat dan berjualan pengetahuannya kepada ‘pembegal politik’.

“Lebih baik Rachland Nashidik mencari advokat untuk menghadapi permohonan uji formil dan materil terhadap AD/ART yang diajukan oleh 4 anggota PD yang dipecat oleh DPP-nya,” kata Yusril, kepada wartawan, Selasa (28/9/2021).

Yusril mengatakan justru lebih baik beradu argumen di pengadilan daripada ‘di jalanan’.

“Jika ada konflik kepentingan dalam tubuh organisasi manapun, dan mereka membawanya ke ranah hukum, apalagi ke Mahkamah Agung, langkah itu harus dihormati sebagai langkah yang sah dan konstitusional,” katanya.

“Kan lebih baik’berkelahi secara intelektual di pengadilan daripada berkelahi di jalanan,” jelasnya.

“Apalagi namanya Partai Demokrat. Tentu mereka akan sangat menjunjung tinggi hukum dan demokrasi,” ujarnya.

Yusril menilai organisasi manapun memiliki hak mengajukan gugatan ke pengadilan jika ada konflik di internal partai.

Bagikan berita ini:
10
2
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar