Tudingan Kardus Isi Uang, Saksi Robert Berulang Kali Tegaskan Isinya Sampel Beras Tarone Bantuan Covid

Rabu, 29 September 2021 17:02

Suasana sidang lanjutan dugaan suap dengan terdakwa Nurdin Abdullah di PN Makassar, Rabu (29/9/2021)

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR – Dakwaan JPU KPK terkait adanya sebuah kardus berisi uang Rp1 M untuk Nurdin Abdullah (NA) melalui Ajudan Syamsul Bahri tegas dibantah saksi pemberi. Saksi tersebut adalah Robert Wijoyo, bahkan setelah disumpah Robert berulang kali mengulang kesaksiannya.

Selaku saksi, Rober Wijoyo bercerita bahwa ia pernah melakukan pertemuan dengan Gubernur Sulsel, Prof HM Nurdin Abdullah di Rumah Jabatan (Rujab) Gubernur. Pada saat itu, ia berniat memberikan sampel beras khas Kabupaten Luwu Utara yaitu beras Tarone.

Menurut Robert, beras tersebut sangat langka. Sebab memiliki kandungan yang berbeda dengan beras pada umumnya sehingga harganya cukup mahal.

“Saya mau kasih beras Tarone khas Luwu untuk Pak NA. Bapak bilang titip saja di ajudan (Syamsul Bahri),” ungkap Rober di Pengadilan Negeri (PN) Makassar, Rabu (29/9/20210).

Setelah berbincang dengan NA, Robert mengaku bertemu dengan Syamsul Bahri (SB) di parkiran Rujab. Ia kemudian menyampaikan niatnya untuk menitipkan beras.

“Saya bilang ada mau saya titip ke beliau (SB), besok mau diantar kemana? Pak Syamsul menjawab di sekitaran perintis saja,” kata Rober menirukan perkataan SB waktu itu.

Bagikan berita ini:
3
9
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar