Semangat Merah Putih, Cerita Jusuf Kalla Bangun PLTA di Bekas Daerah Konflik

Kamis, 30 September 2021 22:36

Jusuf Kalla saat memberikan paparan pembangunan PLTA Poso. (Mirsan/Fajar)

FAJAR.CO.ID, PALU– Poso di tahun 1998 hingga 2001 adalah daerah konflik. Bermula dari bentrokan kecil antarkelompok pemuda sebelum berkembang menjadi kerusuhan bernuansa agama.

Konflik Poso sendiri diselesaikan lewat Deklarasi Malino, 20 Desember 2001. Inisiatornya, Jusuf Kalla (JK) yang saat itu menjabat sebagai Menko Kesra.

Keterlibatan JK di Poso rupanya tak berhenti di situ. Tiga tahun berselang, JK kembali datang dengan perusahaan PT Poso Energi (anak usaha Kalla Group) untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

Kini sudah ada dua PLTA yang beroperasi di Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah. Masing-masing PLTA Poso dengan kapasitas 195 Mega Watt (MW) dan PLTA Poso 1 120 MW. Sementara PLTA Poso 2 200 MW diperkirakan selesai akhir tahun ini.

JK saat memberikan pemaparan di acara kunjungan kerja spesifik Komisi VII DPR RI di Hotel Santika Palu, Kamis malam (30/9/2021) mengungkapkan alasan pihaknya membangun PLTA di Poso.

“Ini merupakan proyek PLTA pertama yang kami bangun. Kenapa di Poso? Selain karena potensinya, kami ingin membuktikan saat itu Poso sudah aman,” kata JK.

Bagikan berita ini:
10
8
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar