Cabut Anjuran Poligami Janda, Guntur Romli Sebut PKS Politisasi Syariah

Jumat, 1 Oktober 2021 13:46

Politisi PSI, Guntur Romli

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Partai Keadilan Sejahtera (PKS) jadi sorotan publik.

Belum genap satu hari mengizinkan kader laki-laki yang mampu secara materi poligami dengan janda, aturan tersebut belakangan dicabut kembali.

Anjuran poligami ini termaktub dalam program solidaritas tiga pihak yang dibuat PKS.

Pegiat media sosial Mohammad Guntur Romli mengaku heran dengan kebijakan PKS yang menerbitkan anjuran poligami berlindung di balik syariah.

“Saat menerbitkan anjuran poligami, PKS berlindung di balik syariah, gak sampe sehari, mereka mencabutnya,” cuitnya di Twitter, Jumat (1/10/2021).

Politisi PSI kemudian menyindir PKS telah mempolitisasi syariah agama Islam. Bukannya untung malah buntung.

“Banyak yg bertanya2: kok syariah umurnya cuma sehari? kok syariah bisa dicabut? Begitulah nasib syariah klau dipolitisasi. Malah kecipratan citra buruk,” cetusnya.

Sebelumnya, PKS menyebut tujuan dari anjuran poligami ini demi memuliakan anak yatim. Juga mewujudkan visi sakinah mawaddah warahmah.

Versi PKS, poligami sudah diatur dalam agama dan dilakukan oleh Rasulullah SAW.

Bagikan berita ini:
10
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar