Mantan Presiden Prancis Nicolas Sarkozy Dihukum Satu Tahun, Pelanggaran Dana Kampanye

Jumat, 1 Oktober 2021 19:52

Nicolas Sarkozy, mantan presiden Prancis, dijatuhi hukuman satu tahun penjara. (Al Jazeera)

FAJAR.CO.ID, PARIS — Nicolas Sarkozy, mantan presiden Prancis, dijatuhi hukuman satu tahun penjara. Hakim menilai bahwa politikus 66 tahun itu sadar telah melakukan pelanggaran batas atas dana kampanye pemilu.

Hakim menyatakan, dana Pemilu 2012 yang mencapai USD 54 juta jelas melebihi plafon yang ditetapkan, yaitu USD 24 juta. Hakim merasa Sarkozy juga tahu batasan itu. Karena itu, dia menjatuhkan vonis penjara untuk tokoh Partai Republicans tersebut.

”Dia tahu batasan itu tak boleh dilanggar,” ungkap hakim, Kamis (30/9), menurut CNN.

Ini bukan hukuman pertama bagi Sarkozy. Sebelumnya, dia dijatuhi hukuman tiga tahun penjara atas dakwaan korupsi dan penyalahgunaan wewenang. Dari total hukuman, hakim menangguhkan dua tahun.

Meski begitu, pengacara Sarkozy tak menyetujui semua keputusan hakim. Thierry Herzog, kuasa hukum Sarkozy, menyatakan akan banding untuk dua kasus itu. ”Saya tak pernah mengkhianati kepercayaan warga Prancis,” ucap Sarkozy Maret lalu, seperti dilansir Agence France-Presse.

Skandal tersebut dimulai pada 2014 saat kejaksaan menyelidiki operasional Bygmalion, badan yang mengatur kampanye Sarkozy. Mereka menemukan bahwa dana yang rupanya mencapai USD 54 juta dipalsukan menjadi USD 24 juta.

Bagikan berita ini:
10
3
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar