Wacana Reshuffle Kabinet, Mardani Ali Sera: Tidak Sibuk Memuaskan Bosnya ataupun Partai Pendukungnya

Jumat, 1 Oktober 2021 17:59

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS)‎ Mardani Ali Sera kecewa dengan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diam-diam menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Hal itu menurutnya sangat membebani rakyat. (dok JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Mardani Ali Sera setuju dengan temuan survei lembaga Median yang menyebut mayoritas responden menginginkan kalangan profesional bisa dimasukkan ke kabinet Pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden Maruf Amin apabila reshuffle kabinet dilakukan.

“Saya setuju, Pak Jokowi di periode kedua betul-betul mencari mereka yang punya profesionalitas dan independen,” kata Mardani melalui layanan pesan, Jumat (1/10).

Legislator Komisi II DPR RI itu berpendapat masuknya kalangan profesional membuat kinerja kabinet terarah.

Sebab, katanya, menteri dari profesional tidak akan sibuk memuaskan kelompok tertentu. “Tidak sibuk memuaskan bosnya ataupun partai pendukungnya,” ujar Mardani.

Menurut dia, nama pemerintahan Pemerintahan Jokowi-Ma’ruf akan harum apabila menteri berkinerja baik, sekaligus memberikan dasar yang tepat membangun negara ini ke depan.

“Jadi, bisa betul-betul memberikan warisan yang baik,” ungkap dia. Sebelumnya, Median melakukan jajak pendapat untuk mengetahui pandangan masyarakat terkait isu reshuffle kabinet.

Bagikan berita ini:
3
2
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar