Wacana Reshuffle Kabinet, Mardani Ali Sera: Tidak Sibuk Memuaskan Bosnya ataupun Partai Pendukungnya

Jumat, 1 Oktober 2021 17:59
Wacana Reshuffle Kabinet, Mardani Ali Sera:  Tidak Sibuk Memuaskan Bosnya ataupun Partai Pendukungnya

Ketua DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS)‎ Mardani Ali Sera kecewa dengan kebijakan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang diam-diam menaikkan iuran BPJS Kesehatan. Hal itu menurutnya sangat membebani rakyat. (dok JawaPos.com)

Survei ini dilakukan pada 19-26 Agustus 2021 kepada 1.000 responden berusia di atas 17 tahun secara langsung atau face to face.

Hasilnya, 53 persen responden menilai pergantian menteri di kabinet Presiden Jokowi tidak akan mengubah Indonesia menjadi lebih baik.Kemudian, 20 persen mengatakan reshuffle akan membuat situasi nasional menjadi lebih baik. Adapun 27 persen responden lainnya mengaku tidak tahu.”Ternyata publik merasa bahwa kalau ada reshuffle kabinet, itu tidak berpengaruh apa-apa, tidak akan mengubah apa-apa. Jadi, 53 persen itu menganggap reshuffle kabinet itu sebetulnya tidak terlalu penting,” kata Peneliti Median Rico Marbun, Kamis (30/9).

Namun, kata Rico, apabila Presiden Jokowi bakal melakukan perombakan kabinet, rakyat lebih menginginkan menteri yang bukan dari partai politik (parpol).

Pasalnya, hanya 14 persen masyarakat yang menginginkan menteri berasal dari parpol, sedangkan 65 persen pengin menteri profesional yang tidak berasal dari partai politik. Kemudian, 21 persen menjawab tidak tahu. (jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
6
8
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar