Amerika Serikat Krisis Utang, Demokrat: Indonesia Juga Berpotensi Gagal Bayar

Sabtu, 2 Oktober 2021 11:22

Wakil Ketua MPR RI dari Fraksi Partai Demokrat, Syarief Hasan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Wakil Ketua MPR RI Syarief Hasan mengingatkan pemerintah. Yakni untuk mengurangi penggunaan utang luar negeri sebagai pembiayaan pengelolaan negara.

Pasalnya, utang lndonesia kini semakin bertumpuk dan berpotensi gagal bayar serta dapat membahayakan keuangan nasional.

Politisi Demokrat ini mendorong pemerintah untuk belajar dari Amerika Serikat yang tengah terseok-seok karena utang.

Memang, Amerika Serikat kini berpotensi krisis dikarenakan utang Amerika Serikat yang membludak dan terancam gagal bayar.

“Selama ini, Menkeu selalu ingin meniru rasio utang AS yang berada di atas 100 persen dan menganggapnya aman. Namun, terbukti, Amerika Serikat kini krisis utang,” kata Syarief Hasan, dikutip Sabtu (2/10).

Apalagi, BPK RI juga telah mengingatkan potensi gagal bayar utang Indonesia. Laporan Keuangan Pemerintah Pusat (LKPP) menyebut, utang Indonesia mencapai Rp6.626,4 triliun atau mencapai 59,70 persen dari aset negara.

Persentase ini melebihi rekomendasi dari IMF sebesar 25-35 persen. Bahkan BPK RI mengingatkan potensi gagal bayar utang Indonesia.

Bagikan berita ini:
5
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar