Bantah Bayar Yusril Rp100 Miliar, Kubu Moeldoko: Tidak Ada Makan Siang Gratislah

Sabtu, 2 Oktober 2021 19:36

Pakar Hukum Tata Negara, Yusril Ihza Mahendra.

FAJAR.CO.ID — Elite Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menyebut bahwa Yusril Ihza Mahendra menjadi kuasa hukum kubu Moeldoko karena dibayar Rp100 miliar. Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Sula kubu Moeldoko, Azrin Duwila membantah tuduhan bahwa Yusril menerima bayaran Rp 100 miliar. Dia menyebut kubu AHY menuduh tanpa adanya bukti-bukti.

“Tapi, yang pastinya apa yang disampaikan di sana itu hoaks,” ujar Azrin dalam jumpa pers di kawasan Pondok Indah, Jakarta, Sabtu (2/10).

Namun demikian, Azrin enggan untuk membeberkan nominal besaran tarif Yusril sebagai kuasa hukum. Menurutnya, hal itu lantaran tidak etis untuk disebutkan.

“Jadi, saya kira tidak etis kita berbicara mengenai angka-angka,” katanya.

Sementara terpisah, Ketua DPC Partai Demokrat Ngawi kubu Moeldoko, Muhammad Isnaini Widodo mengatakan saat bertemu dengan Yusril sama sekali tidak membicarakan mengenai nominal uang yang diberikan untuk membantu menyelesaikan permasalahan hukum Partai Demokrat. “Kenapa saya, kami berempat mengambil kuasa hukum Pak Yusril, komitmennya jelas. Jadi, kalau di luaran ada mungkin opini terkait dengan nominal rupiah, kemarin waktu bicara dengan saya tidak ada, murni,” katanya.

Bagikan berita ini:
2
5
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar