Irjen Napoleon Aniaya Penista Agama dalam Sel, Brigjen Rusdi: Karutan Terduga Pelanggar SOP

Sabtu, 2 Oktober 2021 18:33

Muhammad Kece dan Irjen Napoleon Bonaparte.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Kasus penganiayaan sesama penghuni sel tahanan di Bareskrim Polri, membuat Kepala Rutan bersama dua penjaganya telah diperiksa Propam Polri.

Yang melakukan adalah tersangka kasus suap Djoko Tjandra, Irjen Pol Napoleon, kepada tersangka kasus penistaan agama, Muhammad Kece.

Atas penganiayaan itu, Kepala Rutan Bareskrim Polri dan dua anggotanya ditetapkan sebagai terduga pelanggar Standar Operational Prosedur (SOP).

“Karutan Bareskrim itu terduga pelanggar disiplin berdasarkan pemeriksaan dari dit propam pada pelanggaran SOP. Jadi yang bersangkutan terduga pelanggar SOP dalam rangka pengamanan rutan Bareskrim Polri,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Rusdi Hartono, kepada wartawan.

Diketahui, terdakwa kasus korupsi, Irjen Napoleon Bonaparte, yang masih merupakan anggota Polri aktif diduga menganiaya Muhammad Kece alias Kace di Rutan Bareskrim.

“Pemeriksaan dilakukan kepada 7 anggota Polri yang terdiri dari penjaga tahanan dan Kepala Rutan Bareskrim,” ujar Kadiv Propam Polri, Irjen Ferdy Sambo, kepada wartawan.

Selain itu, Propam turut memeriksa seorang warga sipil yang merupakan tahanan di Bareskrim berinisial H alias C sebagai saksi.

Bagikan berita ini:
4
9
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar