Pengamat Politik Menilai Kapolri Sedang Menguji Harga Diri Seorang Novel Baswedan

Sabtu, 2 Oktober 2021 09:34

Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo -- Issak Ramdhani / Fajar Indonesia Network

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat politik Rudi S Kamri menyebut Kapolri Jenderal Listyo Sigit sedang mengetes atau menguji harga diri dan kehormatan seorang Novel Baswedan. Berikut pendapatnya.

Tawaran Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo kepada Novel Baswedan dan 56 mantan pegawai KPK dianggap sebagai pukulan telak menguji harga diri dan kehormatan Novel Baswedan.

Pria yang juga Direktur Eksekutif Lembaga Kajian Anak Bangsa (ILKAB) ini menanggapi sikap Kapolri yang siap menampung Novel Baswedan dan 56 orang eks pegawai KPK yang telah diberhentikan dengan hormat per 30 September 2021.

Para pegawai KPK ini dianggap tidak lolos dalam seleksi tes wawasan kebangsaan (TWK) untuk menjadi aparatur sipil negara (ASN) sesuai UU 19/2019 tentang KPK.

“Nah di sisi lain kita harus mengingatkan kepada Kapolri bahwa Novel Baswedan khususnya, ini adalah mantan anggota Polri,” jelas Rudi dalam video yang diunggah di akun YouTube Kanal Anak Bangsa, Jumat malam (1/10).

“Dan dia keluar dari anggota Polri memilih jadi penyidik di KPK. Dan kita ingat, Novel Baswedan ini selalu dan selalu menyerang institusi Polri berulang dan berulang. Sering sekali,” ujar Rudi lagi.

Bagikan berita ini:
9
9
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar