Pemecatan Pegawai KPK, Nanang Farid Syam: Saya Menduga Ada Ketidaksenangan Oligarki Terutama di Sektor Sumber Daya Alam

Minggu, 3 Oktober 2021 21:09

Nanang Farid Syam (Istimewa)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mantan pegawai senior Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nanang Farid Syam menduga, penyingkiran terhadap 57 pegawai KPK dengan dalih tidak memenuhi asesmen tes wawasan kebangsaan (TWK), karena adanya ketidaksukaan oligarki kepada kinerja lembaga antirasuah, khususnya puluhan orang yang dipecat. Menurut Nanang, mereka yang dipecat dari KPK pada 30 September 2021 itu merupakan para pegawai yang berintegritas.

“Saya menduga ada ketidaksenangan oligarki terutama di sektor sumber daya alam (SDA). Karena mereka takut orang yang benar bekerja di KPK itu akan menyentuh yang sedang terjadi,” kata Nanang dalam diskusi daring ‘Cerita Korupsi di Sektor Sumber Daya Alam’, Minggu (3/10).

Nanang menduga, Undang-Undang Cipta Kerja yang membuka keran investasi selauas-luasnya khususnya pada sektor sumber daya alam, bisa menjadi celah praktik korupsi. Sehingga memang hal ini harus dikontrol aparat penegak hukum.

Terlebih Nanang mengutarakan, potensi korupsi di sektor SDA bisa sangat besar. Hal ini sebagaimana dilakukan oleh mantan Gubernur Sulawesi Tenggara yang terjerat perkara rasuah penerbitan izin pertambangan.

Bagikan berita ini:
7
10
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar