4 Orang Dilaporkan Hilang saat Banjir dan Longsor Hantam Luwu

Senin, 4 Oktober 2021 13:41
4 Orang Dilaporkan Hilang saat Banjir dan Longsor Hantam Luwu

Banjir yang terjadi Kabupaten Luwu. (IST)

FAJAR.CO.ID, LUWU – Banjir bandang dan tanah longsor akibat hujan deras, menerjang enam kecamatan di Kabupaten Luwu, Sulawesi Selatan sejak Minggu (3/10/2021) kemarin.

Dari peristiwa itu, empat orang warga dinyatakan hilang sampai dengan saat ini.

Kepala Basarnas Sulsel, Djunaidi, mengatakan, korban diduga terimbun material longsor di Kecamatan Walenrang.

“Ada empat korban belum ditemukan karena tertimpa longsor di kecamatan tersebut,” katanya, Senin (4/10/2021).

Informasi yang dihimpun, sejumlah kecamatan yang dihantam bencana ini, yakni Kecamatan Walenrang, Walenrang Utara, Lamasi Timur, dan Walenrang Barat

Namun untuk saat ini kondisi air banjir, kata Djuaidi, sudah mulai surut. Hal itu memudahkan petugas untuk mengevakuasi warga dan mencari korban.

“Kondisi air juga suda surut,” jelasnya kepada wartawan.

Basarnas tidak sendiri. Mereka bersama BPBD Luwu, aparat TNI, Polri untuk bersama-sama mengevakuasi korban ke tempat aman.

Pendataan sementara oleh Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Luwu, banjir bandang dan tanah longsor itu telah berdampak di enam kecamatan yang meliputi Kecamatan Walenrang, Walenrang Barat, Walenrang Utara, Walenrang Timur, Lemasi dan Lemasi Timur.

Sementara itu, korban terdampak banjir bandang dan tanah longsor ada sebanyak 127 jiwa, yang mana 27 warga mengungsi di Kecamatan Walerang Utara dan 100 warga mengungsi di masjid yang berada di Kecamatan Walenrang Timur.

Selain itu, ada sebanyak 12.000 jiwa terisolir di Kecamatan Walenrang Barat.

BPBD Kabupaten Luwu juga melaporkan bahwa ada empat orang hilang atas peristiwa tersebut.

Dari keempat orang tersebut, satu telah ditemukan dalam kondisi selamat dan tiga lainnya masih dalam pencarian.

Sementara itu, ada 20 orang yang sebelumnya dirawat secara intensif di Puskesmas Lamasi kini telah kembali ke kediaman masing-masing.

BPBD Kabupaten Luwu juga mencatat kerugian materil sementara ada empat unit rumah rusak berat, dua unit rumah hanyut dan 60 unit rumah terdampak banjir dengan Tinggi Muka Air (TMA) berkisar antara 1-3 meter.

Dalam upaya percepatan penanganan bencana banjir bandang dan tanah longsor tersebut, BPBD Kabupaten Luwu telah berkoordinasi dengan instansi terkait dan bersama-sama tim gabungan membantu warga untuk evakuasi ke tempat yang lebih aman

.

Beberapa bantuan logistik dan peralatan juga telah didistribusikan BPBD Kabupaten Luwu kepada para penyintas. Kendati demikian, tenda pengungsi dan logistik lainnya masih menjadi hal yang sangat dibutuhkan. (Ishak/fajar)

Bagikan berita ini:
10
2
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar