Guru Honorer Sugianti Tak Kunjung Diangkat PNS, Pegawai KPK TWK Malah Diusul ASN Polri

Senin, 4 Oktober 2021 15:20

ILUSTRASI. Guru Honor

 

FAJAR.CO.ID, JAKARTA— Kongres Pemuda Indonesia (KPI) menilai ada diskriminasi hukum dalam kasus tenaga honorer Sugianti dan para pegawai KPK tak lolos TWK yang diusulkan jadi ASN Polri.

Diskriminasi hukum dinilai terjadi pada kasus tenaga honorer Sugianti yang lolos seleksi CPNS dan tak kunjung diangkat PNS, dengan pengangkatan pegawai KPK tak lolos TWK yang kini diusulkan jadi ASN Polri.

“Sugianti adalah tenaga honorer yang telah puluhan tahun mengabdi untuk bangsa sebagai guru honorer, mengikuti seleksi CPNS dan telah lolos seleksi CPNS tapi tidak diangkat menjadi PNS,” kata Penasehat Hukum Sugianti dan juga pengurus KPI, Pitra Romadoni dalam keterangannya, Senin (4/10/2021).

Pitra Romadoni yang merupakan tim penasehat hukumnya juga telah mengajukan gugatan ke Pengadilan Tata Usaha Negara Jakarta.

Dari tingkat pertama sampai kasasi, Sugianti selalu menang dan bahkan Gugatannya dikabulkan oleh Majelis Hakim sampai ditingkat Kasasi (Mahkamah Agung).

“Lagi-lagi dalam hal ini BKN RI tidak kunjung mengangkat Sugianti menjadi CPNS,” sindir Pitra.

Bagikan berita ini:
9
9
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar