Mengaku Bisa Retas Server BKN, Oknum Tawari Rp200 Juta ke Peserta CPNS Lulus Tes SKD

Senin, 4 Oktober 2021 15:48

Pemeriksaan calon peserta CPNS yang akan ikut tes CPNS di Pemkab Enrekang. (RACHMAT ARIADI/FAJAR)

FAJAR.CO.ID, ENREKANG– Seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kabupaten Enrekang tercederai dengan adanya isu kecurangan sejumlah peserta saat melaksanakan ujian.

Hal itu diungkapkan salah seorang peserta seleksi CPNS, Nur Habibah.

Dia mengaku sempat ditawari oleh seseorang oknum untuk membantu menjawab soal ujian SKD dengan menggunakan sistem kloning atau meretas sistem.

“Oknum ini tawari saya. Menelpon. Dia patok harganya Rp200 juta,” katanya, Senin, 4 Oktober.

Menurut Habibah, oknum itu menjelaskan jika sistem kloning ini ada orang yang mengendalikan hasil ujian SKD dari kejauhan dengan cara meretas sistem.

Kata Habibah, oknum itu menjanjikan nilai grade di atas rata-rata. Bahkan, sampai menyentuh angka 450.

“Dia juga bilang kalau sudah sebanyak 9 orang yang melakukan itu di Enrekang,” bebernya.

Melihat ada kecurangan dalam seleksi CPNS, Habibah dan beberapa temannya pun melaporkan hal tersebut kepada panitia seleksi. Dalam hal ini BKPSDM Kabupaten Enrekang.

“Kami ini sudah belajar susah payah. Tapi ada orang yang tempuh jalur curang. Tidak adil,” ungkap Habibah.

Bagikan berita ini:
8
4
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar