Novel Baswedan Bongkar Isu Radikal dan Taliban, Seret Perampok Duit Negara

Senin, 4 Oktober 2021 15:08

Novel Baswedan

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Eks penyidik senior KPK, Novel Baswedan menyebut isu adanya bendera mirip Taliban di kantor KPK adalah framing semata.

Novel menyebut isu tersebut dilakukan untuk membuat bingkai peristiwa agar perampok uang negara atau koruptor aman dalam berbuat korupsi.

Hal tersebut ia sampaikan di akun Twitter pribadinya, dilansir Fajar.co.id Senin (4/10/2021).

“Sejak awal sudah kita sampaikan bahwa isu radikal dan sebagainya adalah framing para koruptor agar aman berbuat korupsi,” tulis Novel.

Lebih lanjut kata Novel, bisa saja para koruptor membayar orang untuk membuat tulisan di media sosial untuk menciptakan isu ini.

“Mereka bisa saja bayar orang-orang untuk buat tulisan di medsos,” ujarnya.

Novel menyebut, dengan pelemahan-pelemahan yang dilakukan kepada KPK ini membuat koruptor semakin aman.

“Sekarang koruptor semakin aman dan terus garong harta Negara. Kasihan masyarakat Indonesia. Koruptor makin jaya,” pungkas novel.

Diketahui, belum lama ini ketika pemecatan sejumlah pegawai KPK jadi sorotan, muncul sebuah foto bendera “taliban” yang terpasang di meja kerja di kantor antirasuah tersebut.

Bagikan berita ini:
3
6
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar