Pembuat Kartun Nabi Muhammad dan Dua Polisi Pengawalnya Tewas Tabrakan

Senin, 4 Oktober 2021 15:30
Pembuat Kartun Nabi Muhammad  dan Dua Polisi Pengawalnya Tewas Tabrakan

Pembuat kartun Nabi Muhammad Lars Vilks tewas kecelakaan (AP fhoto)

FAJAR.CO.ID — Mobil pembuat kartun Nabi Muhammad SAW menabrak truk pada Minggu (3/10) waktu setempat. Dua polisi pengawal di dalam mobil ikut tewas. Hidupnya berakhir tragis.

Kartunis Swedia, Lars Vilks yang pernah membuat kartun Nabi Muhammad SAW, tewas dalam kecelakaan mobil di Swedia.

Kecelakaan itu terjadi di dekat sebuah kota kecil bernama Markaryd ketika mobil yang ditumpangi Vilks yang sedang melaju, tiba-tiba bertabrakan dengan sebuah truk yang datang dari arah berlawanan.

Kedua kendaraan terbakar dan sang sopir truk harus dirawat di rumah sakit.

Seperti dilansir AFP, Senin (4/10/2021), Kepolisian Swedia mengonfirmasi bahwa Vilks yang berusia 75 tahun, tewas saat mobil yang ditumpanginya bertabrakan dengan sebuah truk pada Minggu (3/10).

Dua polisi yang bertugas mengawalnya, juga tewas dalam kecelakaan itu.

Vilks hidup di bawah perlindungan polisi sejak kartun kontroversial atau kartun Nabi Muhammad SAW dibuatnya tahun 2007 lalu dan memicu banyak ancaman pembunuhan.

“Ini diselidiki sama seperti kecelakaan di jalanan lainnya. Karena dua polisi terlibat, penyelidikan ditugaskan ke bagian khusus pada kantor jaksa,” sebut juru bicara Kepolisian Swedia kepada AFP.

Tidak ada kecurigaan polisi adanya kesengajaan atau tindak kriminal dalam kecelakaan ini.

Dalam pernyataannya, Kepolisian Swedia menyatakan bahwa penyebab kecelakaan itu belum diketahui secara jelas.

“Orang yang kami lindungi dan dua kolega kami tewas dalam tragedi yang tak terbayangkan dan sangat sedih ini,” ucap Kepala Kepolisian Regional, Carina Persson

Vilks berada di bawah perlindungan polisi sejak kartun Nabi Muhammad yang dibuatnya tahun 2007 memicu kemarahan di kalangan umat Muslim dunia.

Bahkan kelompok radikal Al-Qaeda sempat menawarkan imbalan US$ 100.000 untuk pembunuhan terhadap Vilks.

Kartun kontroversial yang dibuat Vilks itu juga memicu perselisihan diplomatik, dengan Perdana Menteri Swedia saat itu, Fredrik Reinfeldt, bertemu para Duta Besar dari beberapa negara Muslim untuk meredakan ketegangan.

Tahun 2015, Vilks berhasil selamat dari serangan bersenjata di sebuah konferensi kebebasan berbicara di Copenhagen, Denmark, yang menewaskan seorang direktur film Denmark. (ral/int/pojoksatu)

Bagikan berita ini:
8
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar