Premium Mulai Menghilang di SPBU, Legislator PKS: Menteri ESDM Tidak Hapus di 2021

Senin, 4 Oktober 2021 14:22
Premium Mulai Menghilang di SPBU, Legislator PKS: Menteri ESDM Tidak Hapus di 2021

Ilustrasi pengisian BBM di salah satu SPBU. Foto: Dokumentasi Pertamina

Taufiq mengaku penghentian penjualan premium dilakukan karena sudah tidak sesuai lagi dengan spesifikasi dan teknologi kendaraan, khususnya sepeda motor saat ini. Ia menyarankan kepada warga pengguna kendaraan untuk mengisi BBM yang oktannya sesuai dengan dengan kendaraan.

“Pertamina punya program langit biru, dimana program itu mengedukasi konsumen untuk mengisi BBM sesuai dengan spesifikasi kendaraannya, sesuai manual book-nya. Kalau isi (oktan) 90 ya isi 90, kalau isi 92 ya isi 92,” sebutnya.

Taufiq mengaku kebutuhan premium saat ini tidak lagi sesuai dengan teknologi kendaraan diproduksi saat ini. Bahkan, kendaraan untuk produksi tahun 2000-an minimal telah menggunakan oktan 90.

“Ini kita lakukan edukasi ini untuk memancing konsumen untuk merasakan pengalaman berkendara bahan bakar berkualitas minimal pertalite. In keputusan nasional berdasarkan Protokol Paris dan keputusan KLHK tentang emisi gas buang minimal,” pungkasnya.(msn/fajar)

Bagikan berita ini:
3
10
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar