Usai Ngamuk di Gorontalo, Risma Beraksi Menyapu Makam di Padang

Senin, 4 Oktober 2021 15:25
Usai Ngamuk di Gorontalo, Risma Beraksi Menyapu Makam di Padang

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Menteri Sosial Tri Rismaharini ramai digunjing publik jagat maya. Aksi marah-marahnya saat rapat bersama sejumlah pejabat di Provinsi Gorontalo, Kamis (30/9/2021) mencuri perhatian.

Kemarahan Risma di Gorontalo dipicu adanya perbedaan laporan antara Program Keluarga Harapan (PKH) setempat dengan data yang disampaikan pejabat Kemensos.

Data itu terkait dicoretnya Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dari Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) karena saldo rekeningnya 0 rupiah.

Bukan kali pertama Mantan Wali Kota Surabaya itu meluapkan amarahnya di muka publik. Risma juga pernah menyemprot pejabat Pemerintah di Jember, Bandung, Riau, dan yang terakhir di Gorontalo.

Saking hebohnya, nama Risma kini menjadi trending topic Twitter tanah air. Setidaknya lebih dari 12,7 ribu netizen menyinggung namanya.

Belum reda di ingatan publik terkait aksi mengamuknya itu, Risma kembali bikin heboh. Usai lawatannya di Provinsi Gorontalo, Risma kemudian terbang ke Padang, Sumatera Barat, pada Sabtu 2 Oktober 2021.

Pada kunjungan kerjanya itu ia memberikan bantuan sosial bagi korban bencana longsor dan pohon tumbang di Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Di Padang Pariaman itu, Risma menyempatkan berziarah ke makam Syekh Burhanuddin di Ulakan Tapakis.

Selain mendoakan tokoh penyebar agama Islam itu, Risma pun melakukan aksi spontan dengan menyapu halaman makam.

“Karena makam ini dihormati oleh masyarakat, kita ada kewajiban untuk menjaga serta melestarikannya,” kata Mensos Risma.

Dia pun menceritakan pengalamannya saat pertama kali menjabat Wali Kota Surabaya.

“Saya juga memperbaiki makam Sunan Ampel yang sekarang kondisinya sudah baik,” kenangnya.

Anggota Komisi VIII DPR John Kenedy Azis yang juga ikut dalam rombongan kunjungan tersebut menyampaikan yang dilakukan Mensos Risma tersebut merupakan aksi spontan.

“Menteri berbisik ke saya, dia ingin menyapu di halaman makam,” kata John Kenedy Azis.

Bupati Padang Pariaman Suhatri Bur menyampaikan di kawasan tersebut sudah ada petugas kebersihan, namun karena saat ini sedang dilaksanakan tradisi basafa sehingga banyak peziarah datang.

Di areal makam ini sempat terjadi bencana pohon tumbang yang menimpa empat orang peziarah, satu di antaranya meninggal dunia.Selain berziarah makam Syekh Burhanuddin dan mendoakan tokoh penyebar agama Islam itu, Mensos Risma juga memberikan bantuan Keserasian Sosial sebagai bentuk pelestarian makam yang dihormati oleh masyarakat sekitar. (dra/fajar)

Bagikan berita ini:
3
1
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar