Eks Pegawai KPK Dilirik Jadi ASN Polri, Pengamat Sebut Mereka Memiliki Kapasitas Mumpuni

Selasa, 5 Oktober 2021 21:29

57 mantan pegawai KPK yang yang diepcat saat meninggalkan Gedung Merah Putih. (Twitter @niwseir)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pengamat Hukum Pidana Universitas Trisakti Jakarta, Abdul Fickar Hadjar menilai 56 orang mantan pegawai KPK yang tidak lolos Tes Wawasan Kebangsaan (TWK) memiliki kapasitas mumpuni dalam hal pemberantasan korupsi. Hal itu pula yang menyebabkan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo berencana merekrut mereka menjadi ASN Polri.

Fickar mengatakan, orang-orang yang hendak masuk menjadi pegawai KPK pada masa lalu telah menjalani proses seleksi yang ketat. Mereka bersaing dengan calon-calon potensial lainnya.

“Kapolri juga mengerti orang dulu masuk KPK saja tesnya setengah mati, saingannya banyak, artinya itu orang-orang potensial, karena itu Kapolri mau ngambil,” kata Fickar saat dihubungi, Selasa (5/10).

Fickar menilai, tidak lolosnya mereka dalam TWK tidak bisa disimpulkan para eks pegawai ini tidak nasionalis. Pasalnya, ditemukan banyak kejanggalan dalam tes tersebut. Bahkan Komnas HAM juga telah menyatakan TWK melanggar HAM. Selain itu, Ombudsman RI juga menemukan adanya maladministrasi.

“Ini akal-akalan pimpinan KPK yang sekarang ini. Yang menyeleksi orang-orang kritis dan sebagainya,” imbuhnya.

Bagikan berita ini:
7
10
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar