Luhut Panjaitan Disebut-sebut Terserat Pandora Papers, Begini Penjelasan Jubir

Selasa, 5 Oktober 2021 20:40

Luhut Binsar Panjaitan (Raka Denny/Jawa Pos)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Konsorsium Jurnalis Investigatif Internasional (ICIJ) mengungkapkan sejumlah dokumen Pandora Papers, yaitu data yang berisi sekitar 12 juta file berupa dokumen, foto, dan email sebesar 11,9 juta file dengan volume data mencapai hampir 3 terra byte.

Dokumen tersebut berisi data kekayaan rahasia para elite politik dan pengusaha kaya di lebih dari 200 negara di berbagai belahan dunia. Mereka memanfaatkan negara-negara tax haven atau surga pajak dan menggunakan perusahaan cangkang atau off shore untuk membeli properti dan menyembunyikan aset kekayaan mereka.

Dalam laporan tersebut, beredar kabar terdapat nama Menteri Koordinator bidang Kemaritman Luhut Binsar Pandjaitan. Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan terseret dalam Pandora Papers, terkait perusahaan asal Panama yaitu Petrocapital S.A.

Juru Bicara Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves) Jodi Mahardi pun merespons kabar itu. Dia menjelaskan, Luhut memang sempat menjabat pada perusahaan tersebut pada tahun 2007 silam.

Petrocapital S.A. sendiri, merupakan perusahaan yang didirikan berdasarkan hukum Republik Panama. Perusahaan itu sendiri didirikan pada 2006 oleh Edgardo E. Dia dan Fernando A.Gil. Petrocapital memiliki modal disetor senilai USD5 juta, yang salah satu bidang usahanya adalah minyak dan gas bumi.

Bagikan berita ini:
10
7
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar