Ombudsman Jawa Timur Terima 12 Laporan terkait Seleksi CASN 2021

Selasa, 5 Oktober 2021 23:00

Ilustrasi

FAJAR.CO.ID, SURABAYA — Ombudsman Jawa Timur menerima 12 laporan terkait pelaksanaan seleksi calon aparatur sipil negara (CASN) 2021. Laporan itu diberikan peserta tes CASN dan diterima di posko pengaduan.

Dari 12 laporan itu, 60 peserta CASN menerima manfaat. Laporan tersebut di antaranya terkait dengan keberatan peserta atas ketidakonsistenan informasi antara persyaratan yang diumumkan dengan hasil verifikasi panitia.

”Ada pengaduan dari pelapor, diinformasikan bahwa IPK 2,65 perguruan tinggi akreditasi A bisa mendaftar. Kemudian yang bersangkutan nggak lolos karena jurusan akreditasi B, padahal IPK 2,7,” tutur Kepala Keasistenan PVL (Penerimaan Verifikasi dan Laporan) Ombudsman Jatim Ahmad Azmi, Selasa (5/10).

Padahal seharusnya, syarat akreditasi hanya dari perguruan tinggi, bukan dari jurusan atau program studi. Untuk itu, Ombudsman Jatim meminta BKD Gresik menyelesaikan hal itu.

”Dari laporan 1 orang, ternyata ada 54 orang lain yang memiliki masalah sama. Mereka kemudian diloloskan pada masa sanggah,” tutur Azmi.

Laporan lain mengenai perbedaan informasi antara persyaratan penggunaan materai yang tidak diatur pada pengumuman. Di mana pada pengumuman, materai tidak dipersyaratkan sejak awal.

Bagikan berita ini:
1
7
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar