Terdampak Longsor, Makam Pasien Covid-19 Dipindahkan

Selasa, 5 Oktober 2021 17:16
Terdampak Longsor, Makam Pasien Covid-19 Dipindahkan

Tim dari Pemkot Tarakan sedang memindahkan jenazah Covid-19 ke lokasi yang aman dari longsor, Senin (4/10). Foto: ANTARA.

FAJAR.CO.ID, TARAKAN – Pemerintah Kota Tarakan akhirnya memutuskan memindahkan makam jenazah Covid-19 yang ke lokasi yang lebih aman. Wali Kota Khairul menyampaikan ada 38 jenazah yang dipindahkan karena lokasi sekarang berpotensi longsor.

“Kemarin sudah dipanggil keluarga atau ahli warisnya dan hari ini mulai dilakukan identifikasi jadi butuh waktu lebih untuk pemindahan,” kata Khairul.Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Tarakan Hanip Maniksan mengatakan pihaknya menurunkan tiga tim untuk melakukan evakuasi pada jenazah pasien Covid-19 yang akan dipindahkan.

Hanip menyebutkan tim yang dilibatkan itu, yakni Praja Wibawa Satpol PP, alumni STPDN dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tarakan.”Alhamdulillah baru selesai pelaksanaan pemindahan jenazah sebanyak sembilan orang dan dilanjutkan besok pagi,” kata Hanip.

Diberitakan sebelumnya, kuburan khusus jenazah Covid-19 di Jalan Pangeran Aji Iskandar, Kelurahan Juata Laut, Kota Tarakan longsor yang diduga akibat runtuhnya galian proyek ditambah hujan deras yang terus menerus mengguyur daerah ini.

Hery, seorang warga yang sedang meninjau kuburan keluarganya menyampaikan kejadian ini diduga suah berlangsung sejak dua hari lalu.

“Kondisi tanah longsoran ini sudah kering, berbeda dua hari yang lalu. Kalau sewaktu belum kering, semakin panas semakin tercium aromanya,” kata Hery ditemui Sabtu (2/10).

Ada sekitar 10 makam jenazah Covid-19 yang longsor menyebabkan beberapa nisan, badan makam maupun peti jenazah porak-poranda. Ada juga telihat kondisi peti jenazah yang pecah dan mengeluarkan aroma tak sedap. Namun tidak banyak juga keluarga yang mengetahui kuburan jenazah Covid-19 longsor.

“Kami minta makam yang longsor ini segera dipindahkan agar tidak bertambah lagi yang longsor, kalau perlu siang ini,” tutup Ariansyah, kerabat mendiang pasien Covid-19 lainnya. (ant/jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
6
5
8
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar