Usia 40, Ibrahimovic: Saya Masih Yang Terbaik

Selasa, 5 Oktober 2021 16:44
Usia 40, Ibrahimovic: Saya Masih Yang Terbaik

Zlatan Ibrahimovic (Foto: AC MIlan)

FAJAR.CO.ID, MILAN—Zlatan Ibrahimovic merayakan ulang tahunnya yang ke-40 dengan gaya selama akhir pekan. Dia menegaskan dirinya merasa masih yang terbaik di usianya saat ini dan mengungkap sosok yang paling berpengaruh dalam kariernya.

“Saya lebih tenang, lebih lengkap, santai, dan berpengalaman saat ini. Saya memiliki pendekatan, peran, dan perilaku yang berbeda. Saya lebih menikmatinya,” kata Ibrahimovic dalam wawancara panjang dengan TV klub Milan.

“Kamu berubah seiring bertambahnya usia, dan aku lebih dewasa sekarang. Saya masih bermain karena saya bisa membantu tim. Saya suka berlatih, itu sebabnya saya masih bisa tampil, dan saya adalah contoh bagi rekan satu tim saya saat saya mendorong segalanya ke atas,” lanjutnya dikutip dari cultofcalcio.

Ibrahimovic menegaskan, dirinya sejauh ini belum berencana untuk pensiun. “Saat ini, saya ingin bermain sebanyak mungkin. Saya tidak ingin mengeluh tentang meninggalkan sesuatu di atas meja di masa depan. Saya belum mencapai langkah itu, karena saya merasa masih yang terbaik dan membawa hasil,” tegas Ibra.

“Kemudian kita akan melihat apa yang diinginkan klub juga. Proyeknya sekarang berbeda, dan kami menciptakan sesuatu yang penting. Ini adalah tantangan besar yang bisa menjadi kepuasan total,” jelas eks pemain Barcelona dan MU tersebut.

Penyerang berjuluk Ibracadabra itu lantas mengungkap sosok pemain yang berpengaruh dalam kariernya yang begitu luar biasa dan sangat panjang. Ibrahimovic menyebut legenda Prancis, Patrick Viera.

“Saya telah bermain dengan yang terbaik di dunia selama bertahun-tahun. Tapi yang paling membuat saya berkembang adalah Patrick Vieira. Dia menekan saya dan selalu menginginkan lebih dari saya. Saya mengikuti sarannya,” jelasnya.

Terkait pelatih, ia menyebut nama Fabio Capello. “Fabio Capello benar-benar mengubah saya dengan desakannya yang terus-menerus. Dia mempengaruhi gaya bermain saya dan mentalitas saya. Ia memiliki filosofi, visi, dan cara berpikir yang berbeda,” ungkapnya.

“Suatu hari dia akan mengangkat saya; pada saat lain, dia akan meruntuhkanku. Saya tidak tahu apa yang dia inginkan pada awalnya, tetapi itu hanya proses untuk membuat saya menjadi lebih baik. Itu semua bahan bakar untuk pertumbuhan saya,” pungkas Ibra. (amr)

Bagikan berita ini:
8
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar