Beri Uang ke Anjal dan Gepeng di Makassar Bakal Didenda Rp1,5 Juta

Rabu, 6 Oktober 2021 16:59

Anak jalanan menyebar di sejumlah ruas jalan di Makassar.

FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Warga di Makassar bakal diberi sanksi bagi yang memberikan uang untuk anak jalanan (anjal), gelandangan dan pengemis (gepeng) di jalanan.

Hal ini dilakukan sebagai upaya menghidupkan kembali Perda no 2 tahun 2008 tentang Pembinaan Anak Jalanan, Gelandangan, Pengemis dan Pengamen khususnya perihal sanksi.

Rencananya, dari Oktober hingga Desember nanti disosialisasikan, sehingga masyarakat secara umum mengetahui sanksi dan mampu menahan diri serta mematuhi aturan.

Sanksinya berupa denda hingga Rp1,5 juta atau kurungan penjara tiga bulan.

Sekretaris Dissos Kota Makassar Muhyiddin mengatakan Pemkot sudah memiliki Perda yang mengatur tentang permasalahan kesejahteraan sosial di jalanan ini, sehingga perlu kembali disosialisasikan. Khususnya soal sanksi.

Ia menekankan pada penerapan sanksi bagi masyarakat yang memberi uang dan sejenisnya di jalanan kepada anjal-gepeng.

Ia menjelaskan, dalam bab larangan Perda Pembinaan Anak Jalanan, Gelandangan, Pengemis dan Pengamen diberikan imbauan kepada pengguna jalan agar tidak memberikan apa pun kepada mereka.

Bagikan berita ini:
4
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar