Beri Uang ke Anjal dan Gepeng di Makassar Bakal Didenda Rp1,5 Juta

Rabu, 6 Oktober 2021 16:59
Beri Uang ke Anjal dan Gepeng di Makassar Bakal Didenda Rp1,5 Juta

Anak jalanan menyebar di sejumlah ruas jalan di Makassar.

“Kita akan pasang papan bicara, ada juga spanduk, baliho untuk sosialisasi ini lebih lanjut. Nanti dibuat di setiap lampu merah yang rawan. Ini juga berkaitan dengan penegakkan Perda,” kata Muhyiddin, Selasa, (5/10/2021).

“Insyaallah Oktober ini sudah bisa kita pasang. Artinya nanti dikemas mami bagusnya, sebagai pemberitahuan, ada larangan dan sanksi, jadi ini yang mau disosialisasikan lagi dulu selama tiga bulan setelah itu baru ditindak,” sambung Muhyiddin.

Maka dari itu, setelah tahap sosialisasi tiga bulan hingga Desember mendatang, itu berarti awal tahun 2022 penindakan dimulai.

“Saya mau sosialisasi dulu, minimal tiga bulan lah. 2022 menindak maki. Minimal bisa dibaca masyarakat banyak. Utamanya pemberi,” ucapnya.

Ia mengungkapkan belum ada penganggaran soal papan bicara, namun dia tengah berkoordinasi dengan pihak terkait agar memanfaatkan papan bicara yang ada.

Wali Kota Makassar Moh Ramdhan Pomanto mengaku penanganan anjal, gepeng masih lamban bahkan jauh dari harapan.

“Saya akui dan semua orang tahu, dulu Dissos saya itu hancur sekali. Ini kan baru saya ganti Sekretaris. Dan mulai menerapkan program Saribattang sudah mulai jalan. Selama dua tahun belakangan ini program mandek, tidak ada jalan. Maka kasih kesempatan saya perbaiki ini,” kata Danny, sapaannya.

Bagikan berita ini:
2
6
4
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar