Catat! Perusahaan Tak Boleh Asal Potong Gaji Karyawan jika Telat Masuk Kerja

Rabu, 6 Oktober 2021 11:19

Para pekerja kantoran di Jakarta saat pulang kerja. Ilustrasi Foto: Ricardo/JPNN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Dalam dunia kerja, pasti sudah tak asing dengan aturan potong gaji yang diperuntukkan bagi karyawan atau buruh.

Selain efek jera agar tidak telat masuk kantor, hal itu diterapkan untuk meningkatkan disiplin setiap karyawan untuk karirnya di masa depan.

Tapi kamu tahu gak, rupanya aturan pemotongan gaji itu tidak perlu dilakukan jika tidak ada dasar hukum yang diatur dalam ketenagakerjaan.

Dalam akun resmi Kementerian Ketenagakerjaan atau @kemnaker di Instagram, dijelaskan ada dua poin tentang pemotongan gaji itu.

  1. Pemotongan gaji karena terlambat masuk kerja merupakan denda yang dapat dikenakan pengusaha terhadap pekerja/buruh selama diatur dalam Perjanjian Kerja (PK), Perjanjian Perusahaan (PP), dan Perjanjian Kerja Bersama (PKB).
  2. Namun, jika tidak diatur dalam PK, PP, PKB, maka pengusaha tidak diperkenankan untuk mengenakan denda bagi pekerja atau buruh tersebut.

Hal tersebut diatur dalam Pasal 59 ayat (1) Peraturan Pemerintah Nomor 36 Tahun 2021 tentang pengupahan.

Artinya, perusahaan tidak diperkenanakan membuat aturan pemotongan gaji itu secara sepihak, sejak karyawan itu diperkerjakan dari awal.

Bagikan berita ini:
8
1
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar