Fahmi Wonomulyo, Si Pencuri Baju Balap yang Meraih Emas untuk Papua

Rabu, 6 Oktober 2021 18:33

Fahmi Basam kecil (baju putih)

FAJAR.CO.ID, POLMAN- Sejak kelas 4 SD, Fahmi Basam sudah lihai menunggangi sepeda motor balap milik ayahnya. Diam-diam juga sering megambil baju balap di bengkel sang ayah di Jalan Kapten Jumhana, Wonomulyo Polman.

Firdaus Basam, ayah Fahmi menceritakan awal mula sang anak terjun di dunia balap. Awalnya, kata dia, Fahmi diajar mengendarai sepeda motor oleh montir bengkelnya.

“Tidak lama pintar bawa motor, saya dengar dia sering balap-balap di Jalan Raya dan di pinggir lapangan Wonomulyo,” ujarnya.

Firdaus empat khawatir anaknya terjun di dunia balap. Alasannya dia masih kecil. Namun keraguan itu, akhirnya pelan-pelan dijawab oleh Fahmi.

Saya pernah sewa pembalap untuk tim bengkel saya, lanjut Firdaus, tapi gagal juara, motornya rusak. Mengetahui itu, Fahmi marah, dia bilang kepada saya, kenapa bukan saya yang joki.

“Saya bilang, belum saatnya nak. Dia marah,” ucapnya.

Dari situ, Fahmi diam-diam selalu pergi latihan balap di Stadion Polewali. Namun belakangan baru diketahui oleh ayahnya. Itu pun karena ada laporan dari orang lain.

Bagikan berita ini:
7
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar