Karena Tragedi Ini, Laksamana Yudo Margono Bisa Terganjal Jadi Panglima TNI

Rabu, 6 Oktober 2021 06:14

KSAL Laksamana TNI Yudo Margono saat memberikan keterangan kepada awak media (dok.tnial.mil.id)

FAJAR.CO.ID, JAKARTA–Pengamat politik Universitas Nasional (Unas) Saiful Anam berpendapat Peristiwa tenggelamnya KRI Nanggala 402 menjadi ganjalan KSAL Laksamana Yudo Margono menjadi Panglima TNI.

Sebab, kata dia, peristiwa tenggelamnya kapal Nanggala sangat sulit dilepas dari ingatan rakyat Indonesia.

“Di mana pada waktu itu mendapat simpati dan empati dari rakyat seluruh dunia mengapa hal tersebut harus terjadi,” ujar Saiful di Jakarta, Selasa (5/10).

Menurut Saiful, jika terdapat kehati-hatian dalam mengoperasikan kapal yang sudah tua, kemungkinan peristiwa tersebut tidak mungkin terjadi.

“Atau misalnya kalau saja KSAL menginstruksikan agar mencegah agar pengoperasian Kapal Nanggala, bisa jadi peristiwa tersebut tidak akan terjadi,” kata Saiful.

Saiful mengatakan, peristiwa itu dianggap menjadi acuan bagi Presiden Jokowi untuk memilih Panglima TNI untuk menggatikan Marsekal TNI Hadi Tjahjanto.

“Ada juga yang menilai KSAL tidak layak untuk mengemban amanah sebagai Panglima karena terganjal peristiwa Nanggala di perairan utara Bali,” terang Saiful.

Seperti diketahui, Panglima TNI Hadi Tjahjanto akan memasuki masa pensiun pada November mendatang.

Bagikan berita ini:
7
8
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar