Satgas Nemangkawi Selidiki Penemuan 600 Butir Amunisi yang Bakal Dipasok ke Teroris KKB

Rabu, 6 Oktober 2021 17:48

Foto : Iwan tri wahyudi/ FAJAR INDONESIA NETWORK : Sejumlah alat bukti digelar saat ungkap kasus penodongan yang dilakukan pengemudi mobil Lamborghini di Gedung Reskrimum Polda Metro Jaya Jakarta, Selasa (31/12/2019). Selain pelaku, barang bukti berupa senjata api, amunisi hingga granat juga turut dipamerkan.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Tim penyidik gabungan Polres Mimika bersama Satgas Nemangkawi menyelidiki penemuan 600 butir lebih amunisi ukuran 5,56 mili meter. Yakni yang rencananya akan dipasok ke kelompok kriminal bersenjata (KKB).

Kapolres Mimika AKBP IGG Era Adhinata di Timika, Rabu (6/10) mengatakan, sejauh ini pihaknya sudah mengamankan empat orang yang terlibat dalam sindikat jual-beli amunisi itu.

“Kami sudah amankan empat orang. Kami masih melakukan koordinasi untuk mencari tahu sumber amunisi itu dari mana. Sampai sekarang kami masih terus selidiki,” kata Era Adhinata.

Tiga dari empat warga yang diamankan itu ditangkap aparat Satgas Nemangkawi di Timika pada Kamis (30/9) lalu. Salah satu pelaku berinisial AB ditangkap di rumahnya Jalan Pendidikan Jalur 7 Timika.

Dari tangan AB, aparat menyita 255 butir amunisi ukuran 5,56 mm dan satu unit sepeda motor tanpa nomor polisi.

Kepada aparat, AB mengaku sebelumnya pernah menjual amunisi sebanyak 350 butir kepada seseorang yang diketahui berinisial KG melalui perantara seseorang yang berinisial BS.

Bagikan berita ini:
2
9
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar