Singapura Makin Gontai, Covid Naik dan Harga Bahan Bakar Selangit

Rabu, 6 Oktober 2021 18:21

Ilustrasi: Suasana Singapura saat lockdown pada awal April lalu. (AFP/ROSLAN RAHMAN)

FAJAR.CO.ID — Singapura makin gontai. Negeri Singa Putih itu dihajar lonjakan kasus covid-19 dan harga bahan bakar selangit di saat bersamaan.

Kasus covid-19 harian di Singapura mencetak rekor terbaru, Selasa (5/10/2021). Negeri Singa mencatat 3.485 kasus baru, tertinggi sejak 5 Agustus 2020.

Ini adalah tambahan tertinggi di gelombang covid-19 yang menyerang Singapura sejak Agustus. Rekor sebelumnya terjadi Jumat (1/10/2021) dengan 2.909 kasus.

Kementerian Kesehatan (MOH) mencatat ada 3,480 kasus lokal, terdiri dari 2.767 kasus komunitas dan 713 asrama migran. Sisanya, enam, adalah kasus impor.

Singapura kian gontai setelah dihajar lonjakan harga bahan bakar hingga dua kali lipat.

Dampaknya, lonjakan harga bahan bakar ini mengharuskan Singapura untuk menghemat listrik.

Menteri Perdagangan dan Industri Singapura Gan Kim Yong pada Selasa (5/10) mengatakan harga bahan bakar naik lebih dari dua kali lipat selama 1,5 tahun terakhir.

Hal itu sudah berdampak pada negara-negara di seluruh dunia, termasuk China, Jepang, Inggris, dan negara-negara di Uni Eropa.

Bagikan berita ini:
2
1
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar