Bermodal Printer, Jaringan Ini Edarkan Uang Palsu Hingga Rp3 Miliar

Kamis, 7 Oktober 2021 17:41

Seluruh tersangka bersama barang bukti uang palsu di Polda Jatim. (Rafika Yahya/JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, JATIM — Polresta Banyuwangi bersama Ditreskrimsus Polda Jatim meringkus jaringan pembuat uang palsu.

Mereka telah membuat dan mengedarkan 37.371 lembar uang palsu pecahan Rp 100.000. Total Rp 3.737.100.000 telah diedarkan.

Kabidhumas Polda Jawa Timur Kombespol Gatot Repli Handoko menjelaskan, penangkapan dilakukan di area Pom Bensin Kalibaru, Banyuwangi.

Penangkapan itu berawal dari informasi yang dihimpun polisi, ada transaksi uang palsu di pom bensin tersebut.

”Kemudian ditindaklanjuti dan berhasil diamankan para tersangka. Lalu dikembangkan dan diamankan tersangka 5 orang,” ujar Gatot saat ungkap kasus di Mapolda Jatim, Kamis (10/7).

Mereka adalah ASP, 63; AAP, 44; AUW, 57; AS, 37, dan JS, 56. Tersangka ASP, AAP, AUW, AS merupakan pengedar uang palsu. Sementara JS sebagai pembuat.

Uang yang dibuat itu, diedarkan dengan sistem, pembeli menukarkan 1 uang asli dengan 3 lembar uang palsu.

”Mereka membuat sendiri, diproduksi di Bojonegoro. Jadi teman-teman Resmob mengembangkan di Banyuwangi kemudian mengarah ke Trowulan, Mojokerto, akhirnya berhasil mengamankan para tersangka. Yang jelas ini diproduksi di Bojonegoro,” beber Gatot.

Bagikan berita ini:
5
3
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar