Bermodal Printer, Jaringan Ini Edarkan Uang Palsu Hingga Rp3 Miliar

Kamis, 7 Oktober 2021 17:41
Bermodal Printer, Jaringan Ini Edarkan Uang Palsu Hingga Rp3 Miliar

Seluruh tersangka bersama barang bukti uang palsu di Polda Jatim. (Rafika Yahya/JawaPos.com)

Produksi uang palsu itu bermodal komputer, printer, tinta, pemotong kertas, dan alat sablon uang palsu. Operasi selama 10 bulan itu dilakukan tiap malam hari.

”Kami mengimbau kepada masyarakat, jika mendapati uang palsu, segera melapor. Bias ke Polresta Banyuwangi atau ke Polres setempat, karena ada beberapa yang sudah diedarkan,” tutur Gatot.

Kapolresta Banyuwangi AKBP Nasrun Pasaribu mengatakan, pihaknya mengamankan 1 orang di pom bensin. Kemudian, petugas melakukan pengembangan dan menangkap tersangka lain.

”Jadi ada yang bertugas sebagai pengedar. Dia menjual uang palsu. Di atas pengedarnya, siapa yang membuat kita kembangkan kembali, pembuat lengkap dengan peralatannya. Di atasnya lagi, siapa yang memodali untuk membuat uang palsu itu,” tutur Nasrun Pasaribu.

Tersangka selalu menyasar warga kelas menengah ke bawah. Mereka memilih waktu malam hari untuk mengedarkan uang tersebut. Sehingga penerima uang tidak curiga.

Para tersangka pengedar dan pembuat uang palsu itu dikenai pasal 36 ayat (2) jo pasal 26 ayat (2) atau pasal 36 ayat (3) jo pasal 26 ayat (3) UU Nomor 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang. Ancaman penjara paling lama 10 tahun. (jpc)

Bagikan berita ini:
3
3
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar