Covid-19 Menurun, KBRI Qatar Imbau WNI Tetap Taat Prokes

Kamis, 7 Oktober 2021 08:37

Petugas medis memindahkan pasien dari ambulans di luar Rumah Sakit Coral Gables, Miami, tempat pasien Covid-19 dirawat. AS dilanda penularan gelombang keempat. (Chandan Khanna/AFP)

FAJAR.CO.ID, QATAR — Pemerintah Qatar sejak (3/10) mulai melonggarkan kebijakan di masa pandemi Covid-19. Beberapa kebijakannya antara lain tidak mewajibkan penggunaan masker di ruang publik terbuka (outdoor) dan sekolah sudah diwajibkan menggelar kegiatan belajar mengajar secara tatap muka. Namun demikian, masker tetap wajib digunakan di pasar, pameran, sekolah, kampus dan rumah sakit, serta oleh mereka yang bekerja di ruang terbuka.

Kebijakan tersebut diputuskan setelah mempertimbangkan penurunan signifikan temuan jumlah kasus harian Covid-19 dan kesuksesan penyelenggaraan program vaksinasi nasional di Qatar yang telah berlangsung sejak (23/12/2020).

Sejak (26/9), temuan kasus Covid-19 di Qatar berada di bawah kisaran 100 kasus tiap harinya dan hingga saat ini sebanyak 4.737.750 dosis vaksin telah diberikan kepada penduduk Qatar secara gratis. Vaksin yang digunakan adalah Pfizer dan Moderna. Sementara itu, booster vaksin sudah diberikan sejak (15/9).

Meski telah dilonggarkan, namun kesadaran penduduk untuk menjaga dirinya dari resiko terdampak Covid-19 telah terbangun dengan baik. “Sejak hari pertama pelonggaran kebijakan, penduduk Qatar terpantau masih disiplin mengenakan masker.” Ujar Ketua Satgas Penanganan Covid-19 di Qatar, Chairil Anhar Siregar.

Bagikan berita ini:
5
1
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar