Down Selama 6 Jam, Facebook: Akibat Kesalahan Pemeliharaan Rutin

Kamis, 7 Oktober 2021 12:24
Down Selama 6 Jam, Facebook: Akibat Kesalahan Pemeliharaan Rutin

ILUSTRASI. Media sosial

FAJAR.CO.ID, JAKARTA– Facebook kembali menjelaskan mengenai alasan layanannya, termasuk WhatsApp dan Instagram down pada 4 Oktober 2021.

“Kesalahan selama pemeliharaan rutin pada jaringan pusat data Facebook menyebabkan sistem globalnya runtuh pada Senin selama lebih dari enam jam, yang menyebabkan semburan masalah yang menunda perbaikan,” kata perusahaan itu pada Selasa.

Pemadaman ini adalah yang terbesar yang pernah dilihat oleh Downdetector, sebuah perusahaan pemantau web. Ini memblokir akses ke aplikasi untuk miliaran pengguna Facebook, Instagram dan WhatsApp, lebih lanjut mengintensifkan pengawasan selama berminggu-minggu untuk perusahaan hampir $1 triliun.

Pada sidang wakil rakyat AS pada hari Selasa, seorang mantan karyawan yang menjadi pelapor menuduh Facebook menempatkan keuntungan di atas keselamatan orang, yang dibantah oleh perusahaan.

Dalam sebuah posting blog, Wakil Presiden Teknik Facebook Santosh Janardhan menjelaskan bahwa para teknisi perusahaan mengeluarkan perintah yang secara tidak sengaja memutuskan pusat data Facebook dari seluruh dunia.

Sistem Facebook dirancang untuk memberikan perintah untuk mencegah kesalahan, tetapi alat audit memiliki bug dan gagal menghentikan perintah yang menyebabkan pemadaman, kata perusahaan itu. Pemadaman itu tidak disebabkan oleh aktivitas jahat, tambahnya.

Sementara pengguna kehilangan akses ke salah satu aplikasi perpesanan paling populer di dunia – WhatsApp memiliki lebih dari 2 miliar pengguna – karyawan juga diblokir dari alat internal.

“Pemadaman itu melumpuhkan alat yang biasanya digunakan para teknisi untuk menyelidiki dan memperbaiki pemadaman semacam itu, membuat tugas menjadi lebih sulit,” kata Facebook.

Perusahaan mengatakan telah mengirim tim teknisi ke lokasi pusat datanya untuk mencoba men-debug dan memulai ulang sistem.

Namun, perusahaan membutuhkan waktu ekstra untuk mendapatkan insinyur di dalam untuk bekerja di server karena keamanan fisik dan sistem yang tinggi.

Bahkan setelah konektivitas jaringan dipulihkan ke pusat data, Facebook mengatakan khawatir lonjakan lalu lintas akan menyebabkan situs web dan aplikasinya mogok.

Tetapi karena perusahaan telah menjalankan latihan untuk mempersiapkan situasi seperti itu, akses ke layanannya kembali relatif cepat.

“Setiap kegagalan seperti ini adalah kesempatan untuk belajar dan menjadi lebih baik,” tulis Janardhan.

“Mulai sekarang, tugas kita adalah memastikan kejadian seperti ini terjadi sejarang mungkin.” pungkasnya. (reuters/fajar)

Bagikan berita ini:
1
3
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar