Efek Peradangan Otot Jantung, Swedia Setop Penggunaan Vaksin Covid-19 Moderna

Kamis, 7 Oktober 2021 09:56

Vaksin Covid-19 Moderna. Swedia akan menghentikan penggunaan vaksin Covid-19 Moderna bagi warga kelahiran 1991 ke atas. (Dery Ridwansah/ JawaPos.com)

FAJAR.CO.ID, SWEDIA — Swedia akan menghentikan penggunaan vaksin Covid-19 Moderna bagi warga kelahiran 1991 ke atas. Itu setelah muncul laporan soal potensi efek samping yang langka seperti miokarditis (peradangan pada otot jantung) seperti disampaikan Badan Kesehatan Swedia.

Badan tersebut mengatakan data menunjukkan bahwa ada peningkatan miokarditis dan perikarditis (peradangan pada selaput pembungkus jantung) di kalangan muda dan dewasa muda penerima vaksin Moderna.

“Hubungannya sangat kentara ketika dikaitkan dengan vaksin Spikevax Moderna, terlebih setelah dosis kedua,” kata Badan Kesehatan melalui pernyataan dan menambahkan bahwa risiko untuk mengalami dampak sangat kecil.

Badan Kesehatan itu menyebutkan bahwa sebagai gantinya kini mereka merekomendasikan vaksin Comirnaty dari Pfizer-Biontech.

Orang-orang kelahiran 1991 ke atas yang menerima dosis pertama vaksin Moderna, sekitar 81.000 orang, tidak akan diberi dosis kedua dengan vaksin yang sama.

Awal pekan ini, Badan Kesehatan Swedia mengatakan orang-orang berusia 12-15 tahun hanya akan mendapatkan suntikan vaksin Pfizer-Biontech.

Badan Pengawas Obat Eropa (EMA) pada Mei menyetujui penggunaan vaksin Comirnaty, sedangkan vaksin Spikevax pada Juli diizinkan penggunaannya pada anak berusia 12 tahun ke atas. (jpg/fajar)

Bagikan berita ini:
5
7
7
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar