Imbas Rusuh Yahukimo, Sudah 3.609 Warga Memilih Mengungsi

Kamis, 7 Oktober 2021 10:08

Ilustrasi: Sejumlah fasilitas umum dan permukiman warga di Distrik Kiwirok, Kabupaten Pegunungan Bintang, dibakar yang pelakunya disebut dari kelompok separatis teroris kemarin. (sabikDANDIM YAHUKIMO FOR CENDERAWASIH POS)

FAJAR.CO.ID, PAPUA — Pascakerusuhan di Yahukimo, Papua, jumlah pengungsi semakin banyak. Sampai dengan saat ini tercatat sekitar 3 ribu lebih warga sudah berpindah ke lokasi yang dianggap lebih aman.

“Masih ada warga sekitar Yahukimo yang masih mengungsi meminta perlindungan, tercatat ada 3.609,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, Kamis (7/10).

Para pengungsi berlindung di Mapolres Yahukimo, Gereja Keevanesti, dan Koramil. Polri tetap menjamin keselamatan warga pasca kerusuhan terjadi.

“Situasi kondusif, aparat keamanan TNI-Polri berkekuatan tiga satuan setingkat kompi (SSK) berada di Yahukimo untuk memulihkan kembali situasi keamanan dan ketertiban masyarakat di Kabupaten Yahukimo,” jelas Rusdi.

Sebelumnya, tewasnya mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup menjadi pemicu pecahnya kerusuhan di sana. Kabar yang beredar menyebutkan dia tewas dibunuh. Akibatnya, terjadi penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali oleh kelompok Suku Kimyal pada Minggu (3/10).

Penyerangan berlangsung sporadis dengan senjata tajam, busur panah dan parang. Akibatnya, 6 orang dilaporkan meninggal, dan 41 lainnya luka-luka. 52 orang ditangkap untuk menjalani proses pemeriksaan.

Bagikan berita ini:
6
7
5
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar