Kerusuhan Yahukimo Tewaskan 6 Orang, Polri Dalami Latar Belakang Masalah

Kamis, 7 Oktober 2021 10:50

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono

FAJAR.CO.ID, PAPUA — Polri masih menyelidiki kasus kerusuhan antar suku di Yahukimo, Papua. Saat ini petugas masih mendalami penyebab kerusuhan tersebut.

“Itu semua masih didalami,” kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Rusdi Hartono kepada wartawan, Kamis (7/10).

Sejauh ini, kata Rusdi, kerusuhan diduga terjadi karena simpang siurnya berita meninggalnya mantan Bupati Yahukimo Abock Busup. Isu yang beredar, Abock meninggal karena dibunuh.

Meski begitu, dugaan itu masih terus didalami penyebabnya. “Masih didalami latar belakang kasus tersebut,” jelas Rusdi.

Sebelumnya, tewasnya mantan Bupati Yahukimo, Abock Busup menjadi isu liar. Kabar beredar menyebutkan dia tewas dibunuh. Akibatnya, terjadi penyerangan terhadap masyarakat Suku Yali oleh kelompok Suku Kimyal pada Minggu (3/10).

Penyerangan berlangsung sporadis dengan senjata tajam, busur panah dan parang. Akibatnya, 6 orang dilaporkan meninggal, dan 41 lainnya luka-luka. 52 orang ditangkap untuk menjalani proses pemeriksaan.

Abock Busup ditemukan meninggal di kamar 1707 Hotel Grand Mercure, Jalan Hayam Wuruk, Jakarta Pusat pada Sabtu (2/10). Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono membantah kabar tersebut. Sejauh ini tidak ditemukan tanda-tanda pembunuhan dari jenazah korban.

Bagikan berita ini:
10
4
9
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar