Mulai dari Berobat hingga Bayar Pajak, Masyarakat Hanya Butuh NIK

Kamis, 7 Oktober 2021 13:50

Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Mulai saat ini nomor induk kependudukan (NIK) di Kartu Tanda Penduduk (KTP) akan menjadi satu-satunya nomor yang bisa digunakan untuk keperluan apapun.

Hal itu diungkapkan Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh di akun Tiktoknya, dengan pengikut 365 ribu dan mendapatkan total like sebanyak 2,1 juta.

“Semua pelayanan publik wajib pakai NIK,” tulis Zudan dikutip Fajar.co.id, Kamis (7/10/2021).

Peraturan baru ini diatur dalam Perpres no 83 tahun 2021 tentang pencantuman dan pemanfaatan nomor induk kependudukan dan / nomor pokok wajib pajak dalam pelayanan publik.

Dirjen Dukcapil, Zudan Arif Fakrulloh menginginkan agar seluruh masyarakat lebih peduli kepada single identity number

Jadi kedepan, mulai dari berobat hingga urusan NPWP, masyarakat hanya perlu mengingat NIK mereka.

Rencana pemerintah menjadikan KTP sekaligus Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP) disambut baik Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Sulsel, Sukarnianty Kondolele.

Menurut Sukarniaty, rencana tersebut bakal memudahkan masyarakat. Mereka tidak perlu lagi mengurus banyak administrasi. Sisa sekali urus KTP bisa mendapatkan NPWP sekalian.

Bagikan berita ini:
2
1
10
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar