New FPI Berkibar, Begini Komentar Politikus PDIP

Kamis, 7 Oktober 2021 23:59

Logo baru FPI

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Politikus PDIP Kapitra Ampera menanggapi pembentukan new FPI (Front Persaudaraan Islam) yang menggantikan Front Pembela Islam.

Menurut dia, pembentukan organisasi masyarakat (ormas) sudah diatur dalam undang-undang.

Oleh karena itu, dia merasa new FPI pun berhak hadir di tengah masyarakat, meski sempat dilarang pemerintah.

“Ya, mereka (FPI, red) tinggal memenuhi asas pembentukan organisasi masyarakat, kan. Jadi, dipenuhi saja itu terlebih dahulu,” ucap Kapitra kepada GenPI.co, Kamis (7/10).

Kapitra menjelaskan, karena sudah diatur dalam undang-undang, new FPI pun berhak mendapat perlindungan.

Sebab, kata dia, hal itu merupakan salah satu tugas dari negara yang mengikuti Undang-Undang Dasar (UUD 1945).

“Negara jelas harus melindungi hak kebebasan berkumpul. Jadi, jika sudah memenuhi syarat, new FPI ini tetap mendapat perlindungan negara,” jelasnya.

Seperti diketahui, Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin mengumumkan terbentuknya new Front Persaudaraan Islam (FPI).

Ormas baru tersebut merupakan perubahan dari Front Pembela Islam yang telah dilarang oleh pemerintah.

Bagikan berita ini:
9
5
2
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar