Tolak Pemindahan Ibu Kota Negara

Kamis, 7 Oktober 2021 23:30

Presiden Jokowi bersama Gubernur Kaltim Isran Noor saat meninjau lokasi untuk ibu kota negara di Kecamatan Sepaku, PPU, Kaltim, Selasa (16/12). Foto: M Fathra Nazrul Islam/JPNN

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Pemindahan Ibu Kota Negara ke Kalimantan Timur mendapat penolakan dari masyarakat. Salah satunya Rakyat Peduli Jakarta.

“Kami atas nama rakyat menolak RUU Perpindahan Ibukota NKRI dari Jakarta ke Kalimantan,” bunyi surat terbukanya, Kamis (7/10).

Ada beberapa alasan penolakan pemindahan ibu kota dalam surat terbuka yang ditujukan kepada DPR RI.

Pertama, Jakarta adalah kota perjuangan bagi seluruh rakyat Indonesia melawan penjajahan asing yang ditandai proklamasi kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus 1945 silam.

“Kedua, Kota Jakarta bersama Bogor dan Bandung menjadi kota perjuangan kemerdekaan bagi bangsa-bangsa di Asia dengan adanya Konferensi Asia Afrika dan Konferensi Islam Asia Afrika,” bunyi surat tersebut.

Menurutnya pemindahan ibu kota tidak tepat karena saat ini Indonesia sedang dihadapkan dengan utang yang mencapai ribuan triliun. Belum lagi pendapatan negara lebih rendah dari belanja negara.

Selain itu, faktor lingkungan Pulau Kalimantan juga dinilai tidak memenuhi syarat sebagai Ibu kota Negara, karena sering terjadi bencana alam, baik banjir maupun longsor. (genpi/fajar)

Bagikan berita ini:
8
10
3
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar