Bentrok Antarwarga di Adonara Timur, Dua Polisi dan Satu Warga Jadi Korban

Jumat, 8 Oktober 2021 10:02
Bentrok Antarwarga di Adonara Timur, Dua Polisi dan Satu Warga Jadi Korban

Ilustrasi bentrok

FAJAR.CO.ID, NUSRA – Kabidhumas Polda NTT Kombes Rishian Krisna B mengatakan, bentrok antarwarga Desa Narasaosina dengan Wotan di Kelurahan Waiwerang, Kecamatan Adonara Timur, Kabupaten Flores Timur, memakan korban.

Dua anggota kepolisian yang sedang bertugas dan seorang warga menjadi korban dalam bentrokan tersebut.

Seorang anggota Polri yang bertugas di Polsek Adonara Timur mengalami luka panah di paha bagian kanan dan seorang lagi mengalami luka akibat terkena lemparan batu.

Sementara seorang remaja yang menjadi korban mengalami luka di bahu kiri akibat terkena panah. “Saat ini para korban tengah ditangani petugas medis,” ujar Kombes Rishian Krisna B.

Menurut mantan Kapolres Timor Tengah Utara (TTU) itu, bentrokan bermula karena adanya perselisihan antarpribadi, kemudian dibawa ke kelompok masing-masing orang yang berselisih itu sehingga menjadi meluas.

Untuk meredam bentrokan, Polres Flores Timur mengerahkan 30 personel ke lokasi kejadian.

Mereka terdiri dari personel gabungan Polsek Adonara Barat dan Adonara Timur. “Terkait yang memicu terjadinya bentrokan itu saat ini masih dalam penyelidikan,” pungkas Kombes Rishian Krisna B. (ant/jpnn/fajar)

Bagikan berita ini:
8
5
1
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar