Buru Aset Negara, Satgas BLBI Tambah Personel dari BPN dan Bareskrim Polri

Jumat, 8 Oktober 2021 10:49

Menko Polhukam, Mahfud MD.

FAJAR.CO.ID, JAKARTA — Satuan Tugas Penanganan Hak Tagih Negara Dana BLBI (Satgas BLBI) saat ini dibekali Keppres baru dan personel tambahan, yaitu Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di jajaran Pengarah dan Kabareskrim Polri di jajaran Pelaksana. Sehingga, Satgas BLBI semakin kuat mengejar kembalinya uang negara yang menggantung dalam kasus BLBI.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) yang juga Ketua Dewan Pengarah Satgas BLBI, Mahfud MD menjelaskan, masuknya Kabareskrim Polri ke dalam Keppres baru diperlukan, terutama mengatasi permasalahan yang berkaitan dengan hukum pidana.

“Di dalam Keppres baru ini, ada nama Kabareskrim masuk di sini karena kalau ada masalah pidana akan segara ditangani. Apa misalnya masalah pidananya? Tanah sudah diselesaikan kepada negara secara sah, tiba-tiba dijual dengan dokumen palsu dan sebagainya, itu nanti pidana. Negara akan turun tangan ada Bareskrim, ada Jamdatun dan Kejaksaan Agung,” kata Mahfud dalam keterangannya Jumat (8/10).

Mahfud menjelaskan, apabila Satgas menemui permasalahan terkait dengan tanah, baik permasalahan sertifikat ataupun administrasi lainnya, akan segera ditangani oleh Menteri ATR/BPN. Dia mengutarakan, Satgas BLBI dibentuk dalam rangka penanganan dan pemulihan hak negara berupa hak tagih negara atas sisa piutang negara dari dana BLBI maupun aset properti.

Bagikan berita ini:
4
5
6
Tetap terhubung dengan kami:

Komentar